pada saat senja disore hari, kita selalu bermain bersama, berlarian diantara rerumputan yang baru mulai mengering yang tingginya melebihi badan kita yang kecil ini. tajamnya rumput itu sampai menggoreskan luka dikaki kecil nan putih kita. kau selalu mendahuluiku berlari direrumputan itu, jadi kau selalu selalu kalah. meski tinggi kita tak jauh berbeda, tapi kau lebih lincah, lebih kuat. sehingga aku selalu kalah olehmu.
kapan lagi itu terjadi?
saat kita pulang dari bermain dipadang rumput itu, kita selalu mandi bersama. kau menyiramku dengan air dan aku menggosok gosok badanku dengan sabun. kita bergantian melakukan hal itu sampai akhirnya tubuh kita bebas dari debu dan kotoran lainnya yang melekat. saat kita mulai makan malam, kau selalu memilih ikan goreng dan aku selalu memilih ayam goreng. selera makan kita memang berbeda. kita selalu berlomba saat makan, siapa yang paling banyak makan itu yang menang. tapi kau tak serakus aku, jadi aku yang menang dan diberi uang Rp. 1000 oleh papa.
saat aku merindukan saat itu..
saat mama melihat kita yang berlomba untuk meyelesaikan makan itu, dia hanya tertawa dan memarahi kita. saat kita selesai makan, papa selalu mengajak kita untuk solat, disaat papa mengumandangkan adzan, kita selalu tercekikik dan saling menginjak kaki. karena kau lebih lincah, aku selalu diinjak olehmu dan kau selalu menang. saat kita selesai solat, papa menceramahi kita berjam jam. menceramahi anaknya yang nakal dan keras kepala ini. bahwa kita tak boleh main main saat solat karena nanti tuhan akan marah dan menghukum kita. kau dan aku sangat takut akan hal itu dan kita berjanji untuk tidak melakukannya lagi. tapi apa daya, namanya manusia, hari ini berjanji besok sudah lupa. keesokan harinya kita melakukan hal itu lagi dan kita diceramahi lagi.
kapan lagi itu terjadi?
aku sangat merindukan masa kecil kita. saat kau memarahiku, saat aku menjahilimu, sampai saat kita menangis bersama. aku merindukan saat saat itu. kaulah seorang kakak yang menjadi pemimpinku, kaulah seorang kakak yang menjadi idolaku, kau hebat, kau kuat, kau sabar. selalu membuat orang tua kita bangga, berbeda denganku yang setiap hari bikin ulah dan dmarahi.

